Hafizul Hamdi

Cara Menentukan Kursi Legislatif

Sejak Pemilu 2019 KPU telah memakai metode Sainte Lague murni untuk penentuan kursi partai, atau dikenal dengan metode bilangan ganjil 1357 dan seterusnya.

Bagaimana cara kerjanya ?

Misalkan saja dalam sebuah Dapil terdapat 5 alokasi kursi dan hasil perolehan suara adalah sebagai berikut.

1. Partai A = 9.000 suara.
2. Partai B = 6.000 suara.
3. Partai C = 4.500 suara.
4. Partai D = 3.500 suara.
5. Partai E = 2.900 suara.
6. Partai F = 2.500 suara.

Kursi Pertama.

Karena Partai A memperoleh suara tertinggi, maka Kursi Pertama otomatis untuk Partai A. Atau masing-masing perolehan suara partai dibagi 1.

Kursi Kedua.

Pada Kursi Kedua, Partai A karena sudah dapat Kursi Pertama maka untuk Kursi Kedua perolehan suaranya dibagi 3. Atau 9.000 / 3 = 3.000. Sementara untuk partai lain karena belum memperoleh kursi, tetap dibagi 1. Sehingga hasil terbesar diperoleh oleh Partai B. Dimana 6.000 / 1 = 6.000.
Kursi Ketiga.

Pada Kursi ketiga kembali dilakukan pembagian seperti diatas. Perolehan suara Partai A dan B dibagi 3 karena sudah memperoleh masing-masing 1 kursi, sedangkan Partai lain tetap dibagi 1. Sehingga hasil pembagiannya diperoleh
Partai A 3.000
Partai B 2.000.
Partai C 4.500.
Partai D 3.500
Dst. 

Hasil terbesar diperoleh oleh Partai C sehingga Kursi Ketiga untuk Partai C.

Kursi Keempat.

Pada Kursi keempat kembali dilakukan pembagian seperti diatas. Perolehan suara Partai A, B dan C dibagi 3 karena sudah memperoleh masing-masing 1 kursi, sedangkan Partai lain tetap dibagi 1. Sehingga hasil pembagiannya diperoleh
Partai A 3.000
Partai B 2.000.
Partai C 1.500.
Partai D 3.500
Partai E 2.900
Dst. 

Hasil terbesar diperoleh oleh Partai D sehingga Kursi Keempat untuk Partai D.

Kursi Kelima

Pada Kursi kelima kembali dilakukan pembagian seperti diatas. Perolehan suara Partai A, B, C dan D dibagi 3 karena sudah memperoleh masing-masing 1 kursi, sedangkan Partai lain tetap dibagi 1. Sehingga hasil pembagiannya diperoleh
Partai A 3.000
Partai B 2.000.
Partai C 1.500.
Partai D 1.167
Partai E 2.900
Dst. 

Pada tahap ini ternyata hasil terbesar diperoleh oleh Partai A sehingga Kursi Kelima kembali diperoleh oleh Partai A dan dengan begitu Partai A memperoleh 2 Kursi.

Sehingga partai E dengan perolehan suara 2.900 tidak lagi memperoleh kursi, begitu juga partai dengan perolehan suara yang lebih sedikit tentunya. 

(it)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url